h1

Aksara Bali

June 17, 2008

Bali sudah sangat terkenal akan seni dan budaya-nya. Selain mempunyai seni dan budaya yang unik bali juga memiliki tradisi bahasa lisan dan bahasa tulisan atau huruf yang dalam bahasa balinya disebut aksara. seperti dikutip dari harian Balipost sangatlah beruntung Bali, karena tak cuma memiliki tradisi bahasa lisan, melainkan juga memiliki tradisi aksara. Dimana tidak semua bahasa-bahasa di dunia yang memiliki tradisi aksara. misalnya Bahasa-bahasa di bagian timur Indonesia, lebih banyak tidak memiliki tradisi aksara.

Sejarah perkembangan bahasa dan aksara Bali melalui proses yang cukup panjang dan dipengaruhi juga oleh bahasa lain. Penelitian yang pernah dilakukan memberikan dugaan kuat aksara Bali berkembang dari huruf Pallawa yang dikenal dengan nama huruf Bali Kuno. Huruf ini berkembang pada sekitar abad ke-9 sampai abad ke-10 dan terus mengalir sampai kini. Sistem yang digunakan yakni sistem silabik. Artinya, satu tanda mewakili satu suku kata yang diambil dari huruf awal suku kata yang diambil dari huruf awal suku kata dimaksud. Tiap suku kata dibentuk dari satu konsonan dan satu vokal.

Sejarah Bahasa Bali

(dikutip dari buku pedoman pasang aksara bali)

Sejarah perkembangan Aksara Bali tidak lepas dari penyebaran Aksara dari India. Sebab penyebaran agama Hindu dan Budha di Indonesia termasuk di Bali, diikuti oleh penyebaran bahasa dan akasara-nya.

Di India ada aksara yang disebut aksara Karosti. Dari Karosti itu berkembang menjadi aksara Brahmi, kemudian dari aksara Brahmi berkembang menjadi aksara dewanegari dan aksara Pallawa. Aksara Dewanegari dipakai di daerah India bagian Utara untuk menulis bahasa sansekerta, sedangkan aksar Pallawa dipakai di daerah India bagian selatan untuk menulis bahasa Pallawa.

Penyebaran aksara Dewanegari dan Pallawa mengikuti penyebaran Agama Hindu dan Budha di Indonesia. Dari Aksara Dewanegari dan pallawa ini kemudian berkembang aksara kawi atau aksara Indonesia Kuna. Dari aksara Kawi ini lama-kelamaan kemudian berubah menjadi aksara Jawa dan Aksara Bali, dan juga aksara-aksara lain yang berkembang di Indonesia. Misalnya salah satunya ditemukan di Kutai(Kalimantan Timur), disana ditemukan Yupa yang berisikan tulisan dari aksara Dewanegari.

Di Bali perkembangan aksara Dewanegari dan aksara pallawa ditandai dengan ditemukannya stupa-stupa kecil di Pura Penataran Sasih Pejeng, kecamatan Tampaksiring kabupaten Gianyar. Dalam stupa-stupa tersebut berisikan lempeng-lempeng seperti cap dari tanah liat, dalam lempengan tersebut berisi tulisan-tulisan dari aksara Pradewanegari atau Siddhamatrka, aksara yang biasa dipakai untuk menuliskan Mantra Budha Tathagata. Bukti yang lain ditemukan di Pura Blanjong Sanur, yang berupa tugu peringatan raja Sri Kesari Warmadewa, yang berisikan tulisan dengan aksara Dewanegari dan aksara Bali Kuna, aksara Dewanegari dipakai menulis bahasa Bli Kuna, aksara Bali Kuna dipakai menulis bahasa Sansekerta.

Sedangkan perkembangan aksara Pallawa ditandai dengan ditemukannya tulisan dengan dengan aksara Pallawa yang disebut dengan Semi Pallawa. Dari aksara Semi Pallawa ini kemudian berkembang menjadi aksara Kediri Kwadrat, aksara Jawa dan aksara Bali. Tulisan dengan aksara Pallawa ada ditemukan di Pura Bale Agung Sambiran.

Bukti pengaruh aksara Pallawa dalam aksara Bali dapat dilihat dari bentuk aksaranya, sedangkan pengaruh aksara Dewanegari dalam aksara Bali dapat dilihat dari bentuk aksara a kara(Bali) yang mirip dengan aksara a Dewanegari. Seperti gambar berikut:

Perkembangan Bahasa Bali

(dikutip dari harian Balipost)

Dr. Rudolf Gorris menemukan bahwa bahasa Bali Kuna dominan digunakan dalam prasasti-prasasti periode awal zaman Bali Kuna. Sedikitnya ada 33 prasasti yang menggunakan bahasa Bali Kuna. Setelah masa pemerintahan Raja Udayana Gunapriyadharmapatni (989-1011) mulailah digunakan bahasa dan aksara Jawa Kuna. Tatkala masuk pengaruh Majapahit, bahasa Kawi-Bali pun mulai digunakan, terutama di naskah-naskah lontar.

Karena itulah, perkembangan bahasa Bali sendiri dibagi dalam tiga babakan. Pertama, bahasa Bali Kuno yang sering juga disebut dengan nama bahasa Bali Mula, kedua, bahasa Bali Tengahan atau sering disebut Kawi-Bali dan ketiga, bahasa Bali Kapara atau bahasa Bali modern yang diwarisi hingga saat ini.

Aksara Bali

About these ads

20 comments

  1. thx buat yang nulis…:)

    berguna bgt buat ngerjjain tugas perkembangan teknologi komunikasi hehe….

    salam akademia!!!! ^^v


  2. waw emang budaya bali n hindu tha BEST!!!


  3. tolong kirimkan saya dong kamus bahasa kawi yang biasanya dipergunakan oleh dalang wayang.
    soalnya saya pingin belajar mendalang…

    suksma


    • Salam kenal

      Untuk kamus bahasa kawi saya sendiri tidak punya,. tapi kalo anda tertarik saya pernah liat kamus bahasa kawi di toko buku gramedia(kamus kawi – indonesia).
      atau bisa coba di perpustakaan daerah Bali mungkin ada..

      Terima kasih


  4. terimakasih atas informasinya..

    :))


  5. Om Swastiastu,

    Tiang ngeranjing ring Melbourne, Australia, sapu nika sehari-hari ne nganggen bahasa Inggris. Tiang merasa, kehilangan pengetahuan sareng bahasa Bali. Wenten software bahasa Bali nggih, aggen tiang melajah nulis malih? Mangkin tiang ngerereh buku aksara Bali, sareng tata bahasa, pang ten kehilangan bahasa Ibu.

    Perhaps, Balebengong.com can start to create a Balinese website, that would be great.

    Matur suksma,
    Yusri


  6. ad yg lbih pnjang lg ga ????


  7. aksara wreastra tu sprti apa?


  8. om swastyastu, tiang nak bali transmigrasi saking sulawesi, pengajar aksare bali di sulawesi sangat terbatas jd tdk smua mengetahui aksare ini.. matur seksmo


  9. salam …. bisa bantu ga, pingin tau tentang sejarah aksara bali purwa punya ga ? perlu bget buat tugas


  10. suksma antuk sane ngaryanin makalah puniki….
    Becik pisan anggen ngajegan gumi baline….


  11. Can somebody please translate this for me into Bahasa Bali?

    ¨Embrace Life¨

    Terima kasih!


  12. boleh aq posting..??? buat tgs…:)
    trim’s…


  13. om swastyastu semeton…


  14. This surely makes perfect sense to me


  15. At least some bloggers can still write. My thanks for this blog…


  16. Makasih paling tidak utk menambah wawasan,…


  17. hhmm… untuk penulisan judul blognya yang pake aksara bali… kayaknya ada kesalahan dikit….


    • hhmm.. bisa disebutkan kesalahannya dimana ya? terimakasih


  18. Top deh
    i <3 aksara bali



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: